Buyer Persona : Pengertian dan Manfaatnya untuk Bisnis Anda

0
389
buyer pesona untuk strategi pemasaran

Tahukah Anda apa itu buyer persona? Semakin berkembangnya dunia bisnis, maka semakin besar pula persaingan yang harus dihadapi oleh para pengusaha.

Di antara mereka banyak yang berlomba-lomba melakukan berbagai strategi marketing untuk mendapatkan simpati dari konsumen. Dari menggunakan social media untuk iklan sampai membayar orang untuk promosi, ada juga yang menggunakan buyer persona untuk menjalankan strategi marketing.

Pengertian Buyer Persona

Buyer persona adalah orang fiktif yang sengaja diciptakan dengan karakteristik tertentu sebagai target konsumen. Buyer persona ini mewujudkan siapa konsumen terbaik dalam bisnis Anda, seperti apa wajahnya, bagaimana sifatnya, dan bagaimana ia mengambil suatu keputusan.

Orang yang dapat menciptakan konsumen bayangan ini adalah Anda sendiri sebagai pengusaha karena Anda lah yang mengerti detail produk dan jasa yang dijual. Untuk membuatnya, Anda perlu menggunakan imajinasi pikiran untuk mengkhayal dan kemudian menulisnya.

Meskipun terlihat mudah, banyak yang perlu Anda pikirkan untuk menciptakannya.

Pengertian Buyer Pesona Dailyweb

Baca juga : Rekomendasi Buku Bisnis Online Terbaik yang Patut Anda Baca

Detail Buyer Persona

Untuk menentukan apa itu buyer persona, ada beberapa hal yang harus Anda tentukan dan pikirkan seperti:

a. Data Pribadi

Untuk mengetahui data pribadi buyer persona, dalam bayangan Anda harus mampu menjawab pertanyaan berikut untuk menggambarkan orang tersebut.

– Siapa nama konsumen?

– Apa jenis kelaminnya?

– Berapa umurnya?

– Apa pendidikannya?

– Apakah sudah bekerja dan apa pekerjaannya?

– Berapa penghasilan yang dia peroleh?

– Bagaimana statusnya, apakah sudah menikah atau belum?

– Sudah memiliki anak, jika sudah umur berapa?

b. Tingkah Laku

Gambarkan konsumen terbaik Anda dengan membayangkan sesuai pertanyaan berikut.

– Apa hobinya?

– Makanan dan minuman apa yang paling ia sukai?

– Apa yang ia sukai?

Social media apa saja yang ia gunakan?

– Berapa forum online yang ia ikuti dan apa saja?

Baca juga : Tentukan Media Sosial Populer yang dapat Meningkatkan Pemasaran Bisnis Anda

c. Kebiasaan Berbelanja

Strategi pemasaran cross selling, melihat kebiasaan berbelanja buyer pesona

Anda juga perlu membayangkan kebiasaan apa itu buyer persona mengenai cara berbelanjanya dengan menjawab pertanyaan di bawah ini.

– Bagaimana kebiasaan ia berkomunikasi, melalui telepon, email, atau secara langsung?

– Bagaimana cara ia mengetahui suatu produk? Melalui iklan, saran dari teman, ataukah melalui internet.

– Jika melalui internet, bagaimana cara ia mencari informasi tersebut?

– Apa cara berbelanja yang lebih disukai, secara offline atau online?

Cara menentukan detail dari buyer persona adalah dengan menjawab beberapa pertanyaan di atas.

Jika Anda merasa masih kurang detail, Anda bisa menambahkan sebanyak mungkin informasi yang diketahui karena semakin banyak informasi semakin dekat pula Anda dengan pembeli.

Fungsi Buyer Persona

Telah disebutkan di atas bahwa buyer persona sangat penting dalam strategi marketing, lalu apa saja fungsinya? Berikut adalah keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika memiliki konsumen khayalan tersebut.

a. Anda dapat mengidentifikasi kebutuhan serta keinginan konsumen terhadap produk yang dijual.

b. Memahami bagaimana konsumen Anda membuat keputusan pembelian sehingga Anda dapat menargetkan pemasaran dan membuat penjualan yang lebih baik.

c. Mengembangkan atau membuat produk atau layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga Anda dan mereka sama-sama untung.

d. Menentukan strategi pemasaran yang tepat sehingga dapat mendatangkan banyak konsumen baru.

e. Membuat usaha pemasaran Anda menjadi lebih efektif dan efisien.

Setelah mengetahui apa itu buyer persona dan fungsinya, tentu Anda tahu bagaimana kelanjutan bisnis yang Anda jalani. Anda bisa langsung mulai membuat konsumen khayalan untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat.

penjualan online untuk tingkatkan omzet
Strategi yang Anda gunakan juga bisa lebih efektif dan efisien dengan adanya konsumen fiktif tersebut.

Jika keberadaan buyer persona bisa diciptakan hanya secara imajinatif, berbeda halnya dengan strategi pemasaran. Strategi pemasaran adalah sebuah tindakan real yang membutuhkan proses, waktu, tenaga, dan biaya.

https://www.youtube.com/playlist?list=PLATCLvuMfdHLhpJ1MEQbjIoE2cWf1RgWj

Baca juga : Panduan Terbaru Digital Marketing, Upaya Jitu Tingkatkan Promosi Bisnis Anda

Lakukan interview dengan target audiens

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, data dari analytic tools tidak cukup. Anda harus melakukan interview untuk mengenal target audiens Anda lebih dalam lagi. Responden interview ini bisa mencakup pelanggan yang sudah pernah membeli produk Anda, prospek (orang yang belum pernah membeli produk Anda, tetapi masuk ke kategori target audiens), dan referral.

Agar bisa mendapatkan respon yang baik dari para responden, Anda bisa memberikan insentif sebelum wawancara berlangsung, misalnya sampel produk Anda. Pastikan untuk menjelaskan kepada responden sejak awal bahwa Anda hanya berniat melakukan riset untuk mengenali mereka dengan lebih baik, tanpa niat berjualan. Usahakan juga untuk jadi sefleksibel mungkin. Biarkan responden memilih tempat dan waktu yang diinginkan untuk interview agar mereka merasa nyaman.

Perlu juga membuat persona negatif

Buyer persona yang Anda buat dengan langkah-langkah di atas adalah persona positif. Dalam bisnis, ada juga yang disebut persona negatif. Sesuai namanya, persona negatif bertolak belakang dengan buyer persona Anda. Persona negatif adalah representasi orang-orang yang tidak Anda inginkan sebagai pelanggan Anda.

Dengan “menyisihkan” orang-orang yang tidak Anda targetkan sebagai pembeli produk bisnis Anda, apa itu buyer persona Anda pun jadi lebih spesifik. Misalnya, produk yang Anda jual adalah pakaian wanita high end dengan harga tinggi.

Berarti, Anda tidak menargetkan orang-orang yang berada di kelas sosial menengah ke bawah. Nah, mereka inilah persona negatif Anda.


Bisnis yang sukses berasal dari pemahaman yang baik mengenai target audiens. Hal ini bisa Anda raih dengan menciptakan buyer persona yang benar-benar sesuai target produk. Semoga panduan di atas dapat membantu Anda menciptakan buyer persona!

Sumber: bufferHubspot

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here